HARI KEBANGKITAN
NASIONAL
Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati setiap 20 Mei, menandai berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908 โ awal pergerakan nasional Indonesia. Tahun ini, Harkitnas jatuh pada Kamis, 20 Mei 2027.
Sejarah & Asal Usul
Boedi Oetomo, organisasi modern pribumi pertama, didirikan oleh dr. Wahidin Sudirohusodo dan Soetomo pada 20 Mei 1908 di STOVIA, Jakarta. Organisasi ini menjadi tonggak kebangkitan kesadaran nasional Indonesia melawan kolonialisme.
Gagasan awalnya datang dari dr. Wahidin Soedirohoesodo, dokter Jawa yang berkeliling menggalang "dana pelajar" agar anak bumiputra bisa bersekolah. Gagasan itu disambut para mahasiswa kedokteran STOVIA di Batavia, dan pada 20 Mei 1908 mereka โ dipelopori Soetomo โ mendirikan Boedi Oetomo.
Boedi Oetomo dianggap organisasi pergerakan modern pertama bumiputra: punya pengurus, anggaran dasar, dan tujuan memajukan pendidikan serta kebudayaan, bukan perlawanan bersenjata. Kongres pertamanya digelar di Yogyakarta pada Oktober 1908. Dari sinilah era baru perjuangan dimulai โ lewat organisasi, surat kabar, dan sekolah โ yang kemudian melahirkan Sarekat Islam, Indische Partij, hingga puncaknya Sumpah Pemuda 1928.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pertama justru digelar di masa genting: 20 Mei 1948 di Yogyakarta, ketika republik muda terancam pecah dan menghadapi tekanan Belanda. Presiden Soekarno memerintahkan peringatan 40 tahun Boedi Oetomo sebagai simbol persatuan, dengan panitia yang diketuai Ki Hadjar Dewantara.
Tanggal 20 Mei kemudian dikukuhkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional lewat Keputusan Presiden No. 316 Tahun 1959. Gedung bekas STOVIA di Jakarta โ tempat Boedi Oetomo dilahirkan โ kini menjadi Museum Kebangkitan Nasional.
Makna & Cara Memperingati
Upacara bendera dan kampanye nasionalisme digelar di sekolah dan instansi pemerintah. Tema Harkitnas diperbarui setiap tahun.
Pemerintah merilis pedoman, tema, dan logo Harkitnas setiap tahun โ selama ini dikoordinasikan kementerian komunikasi โ disusul upacara bendera serentak di instansi pemerintah dan sekolah dengan pembacaan pidato menteri.
Museum Kebangkitan Nasional di bekas gedung STOVIA menggelar pameran, napak tilas, dan diskusi sejarah โ pengunjung bisa melihat ruang kelas dan asrama tempat para perintis pergerakan itu dulu belajar. Berbagai komunitas memakai momentum ini untuk kampanye nasionalisme dan refleksi kemajuan bangsa.
Karena berdekatan dengan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei), bulan Mei kerap dirangkai menjadi rangkaian peringatan kebangsaan dan pendidikan.
Siapa yang merayakan: Seluruh warga negara Indonesia.
Fakta Singkat
- Boedi Oetomo didirikan mahasiswa kedokteran STOVIA, dipelopori Soetomo, atas gagasan dr. Wahidin Soedirohoesodo.
- Harkitnas pertama diperingati 20 Mei 1948 di Yogyakarta, dengan panitia diketuai Ki Hadjar Dewantara.
- Gedung kelahiran Boedi Oetomo kini menjadi Museum Kebangkitan Nasional di Jakarta.
- Dikukuhkan lewat Keppres No. 316 Tahun 1959.
- Bukan hari libur nasional.
Tanggal Harkitnas per tahun
- Hari Kebangkitan Nasional 2025 โ
Selasa, 20 Mei 2025
sudah berlalu
- Hari Kebangkitan Nasional 2026 โ
Rabu, 20 Mei 2026
sudah berlalu
- Hari Kebangkitan Nasional 2027 โ
Kamis, 20 Mei 2027
akan datang
- Hari Kebangkitan Nasional 2028 โ
Sabtu, 20 Mei 2028
akan datang
FAQ
Hari Kebangkitan Nasional kapan?
Hari Kebangkitan Nasional berikutnya jatuh pada Kamis, 20 Mei 2027.
Apakah Hari Kebangkitan Nasional libur nasional?
Hari Kebangkitan Nasional adalah hari peringatan, bukan hari libur nasional โ kegiatan kerja dan sekolah berjalan seperti biasa.
Siapa yang merayakan Hari Kebangkitan Nasional?
Seluruh warga negara Indonesia.
Mengapa berdirinya Boedi Oetomo disebut kebangkitan nasional?
Karena Boedi Oetomo dianggap organisasi pergerakan modern pertama bumiputra โ mengubah cara berjuang dari perlawanan fisik kedaerahan menjadi perjuangan terorganisasi lewat pendidikan dan kesadaran kebangsaan.
Kapan Harkitnas pertama kali diperingati?
Pada 20 Mei 1948 di Yogyakarta โ peringatan 40 tahun Boedi Oetomo yang diperintahkan Presiden Soekarno sebagai simbol persatuan di tengah ancaman perpecahan dan tekanan Belanda.