🗓️Konverter 3 Kalender

KONVERSI
MASEHI · HIJRIAH · JAWA

Konversi tanggal antara tiga sistem penanggalan yang dipakai di Indonesia: Masehi (Gregorian), Hijriah (kalender Islam tabular), dan Jawa (lunar pasca reformasi Sultan Agung 1633 M).

Cara Pakai

Pilih kalender sumber, lalu masukkan tanggalnya. Dua kalender lain otomatis menampilkan tanggal ekuivalen. Tabular Kuwaiti dipakai untuk Hijriah — bisa berbeda ±1 hari dengan kalender resmi Kemenag yang berbasis rukyat. Semua perhitungan berjalan di browser Anda tanpa pengiriman data.

Pilih sumber tanggal

Masehi (Input)

3 Juni 2026

Hijriah

17 Dhu al-Hijjah 1447 H

Jawa

17 Besar 1959 J

Tiga Sistem Penanggalan

Masehi (Gregorian)

Kalender solar berbasis siklus Matahari. 365 atau 366 hari per tahun (kabisat tiap 4 tahun, kecuali abad). Diberlakukan Paus Gregorius XIII pada 1582 sebagai revisi kalender Julian.

Hijriah (Islamic)

Kalender lunar berbasis siklus Bulan. 354 atau 355 hari per tahun, sehingga 11 hari lebih pendek dari Masehi. Konverter ini memakai metode tabular Kuwaiti (siklus tetap 30 tahun, 11 di antaranya kabisat).

Jawa (Sultan Agung)

Sebelum 1633 M berbasis Saka (solar). Sultan Agung Mataram mensinkronkannya dengan siklus lunar Hijriah pada 8 Juli 1633 M (= 1 Sura 1555 J = 1 Muharram 1043 H), tetapi mempertahankan hitungan tahun Saka yang sudah ada.

Tabel Padanan Bulan Hijriah ↔ Jawa

#HijriahJawa (Sasi)
1MuharramSura
2SafarSapar
3Rabi' al-AwwalMulud
4Rabi' al-ThaniBakda Mulud
5Jumada al-AwwalJumadilawal
6Jumada al-ThaniJumadilakir
7RajabRejeb
8Sha'banRuwah
9RamadanPasa
10ShawwalSawal
11Dhu al-Qi'dahSela
12Dhu al-HijjahBesar

Catatan Akurasi

Kalender Hijriah di konverter ini memakai algoritma tabular Kuwaiti — siklus 30 tahun dengan 11 tahun kabisat pada tahun ke 2, 5, 7, 10, 13, 16, 18, 21, 24, 26, dan 29.

Hasil tabular bisa berbeda ±1 hari dari kalender berbasis rukyat (pengamatan hilal) seperti yang dipakai Kementerian Agama RI untuk hari raya. Untuk penjadwalan ibadah, gunakan pengumuman resmi Kemenag; untuk perhitungan administratif tetap, konverter ini cocok.

Tahun Jawa = tahun Hijriah + 512 sejak 1633 M. Tanggal sebelum 8 Juli 1633 M tidak dikonversi ke Jawa karena sistem pre-reform (Saka solar) berbeda mendasar.

FAQ

Mengapa hasil Hijriah saya berbeda 1 hari dengan kalender resmi?

Konverter ini memakai metode Hijriah tabular (Kuwaiti / Microsoft Hijri-1). Kalender resmi Kementerian Agama Indonesia dan Umm al-Qura Arab Saudi sering memakai rukyat (pengamatan hilal), sehingga awal bulan dapat bergeser ±1 hari. Tabular cocok untuk perhitungan administratif tetap; rukyat lebih akurat untuk ibadah.

Apa hubungan antara tahun Hijriah dan tahun Jawa?

Sejak Sultan Agung Hanyokrokusumo melakukan reformasi kalender pada 1 Sura 1555 J / 1 Muharram 1043 H (8 Juli 1633 M), tahun Jawa selalu sama dengan tahun Hijriah ditambah 512. Bulan juga sejajar — Sura ↔ Muharram, Pasa ↔ Ramadan, Besar ↔ Dhu al-Hijjah.

Apakah tanggal sebelum 1633 Masehi bisa dikonversi ke Jawa?

Belum. Sebelum reformasi Sultan Agung, kalender Jawa mengikuti sistem Saka berbasis solar (matahari). Sistem ini berbeda dengan kalender Jawa lunar modern; konversinya membutuhkan perhitungan terpisah dan tidak disediakan oleh alat ini.

Apakah data saya dikirim ke server?

Tidak. Semua perhitungan berjalan di browser Anda. Tidak ada permintaan jaringan, tidak ada penyimpanan, tidak ada tracking — konverter ini sama amannya seperti kalkulator HP.

Halaman Terkait