Stand Up Comedy Indonesia musim 12 (SUCI 12) resmi berakhir dengan kejutan besar. Mukmin, seorang guru pendidikan agama Islam berstatus honorer dari Yogyakarta, dinobatkan sebagai juara setelah persaingan sengit di babak Grand Final. Kemenangan ini bukan sekadar prestasi pribadi β Mukmin menjadi orang Indonesia Timur pertama yang berhasil menjuarai kompetisi SUCI sejak pertama kali digelar pada 2011.
SUCI 12: Format Baru, Persaingan Lebih Ketat
SUCI 12 disiarkan di Kompas TV pada tahun 2026 dengan format yang sedikit berubah dari musim sebelumnya. Audisi daring (online) dilaksanakan pada 10 Januari 2026, diikuti audisi luring (offline) di empat kota: Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta mulai 17 Januari hingga 7 Februari 2026.
Dari 27 komika yang masuk babak Pre Show, hanya 11 yang berhasil melaju ke babak Show. Format eliminasi musim ini berubah β di Show 1 dua komika tereliminasi sekaligus, kemudian satu komika per show hingga babak 4 besar. Perubahan ini membuat persaingan semakin ketat dan dramatis dari awal hingga akhir.
Yang menarik, musim ini menghadirkan kembali juri legenda Indro Warkop setelah absen di tiga musim sebelumnya. Indro bergabung dengan Raditya Dika, Abdel Achrian, dan Nirina Zubir yang kembali menjadi juri pasca SUCI 6. Formasi host GJLS juga tetap dipertahankan.
Perjalanan Menuju Grand Final
SUCI 12 menyuguhkan banyak momen tak terduga. Di Show 1, dua komika yang mewakili Ciledug β Ripay dan Alma β secara mengejutkan tereliminasi bersamaan. Keduanya dikenal sebagai komika berpengalaman di komunitas, namun panggung SUCI membuktikan bahwa pengalaman tidak selalu menjamin kelanjutan di kompetisi.
Sorotan lain tertuju pada Andri Sakti dari Depok. Komika yang sudah dikenal sebagai langganan pembuka acara para komika senior ini memulai dua penampilan awalnya dengan performa kurang baik. Namun, peningkatan signifikan di show-show berikutnya membuatnya mampu menyisihkan beberapa kandidat kuat juara, meskipun akhirnya harus terhenti di 4 besar.
Bintang tamu yang hadir di beberapa show juga menambah kemeriahan. Sutradara Joko Anwar dan komika Arie Kriting tampil sebagai bintang tamu untuk babak Guest Star Roasting. Selain itu, Fanny Ghassani dan Anissa Aziza juga dihadirkan sebagai host tambahan di beberapa show.
Grand Final: Tiga Komika, Tiga Profesi
Grand Final SUCI 12 mempertemukan tiga komika yang masing-masing menonjol dari sisi profesi yang unik:
Ratanca Setyawan β seorang penarik odong-odong keliling
Ejja Saputra β wirausahawan penjual nasi goreng Padang
Chairul Mukmin (Mukmin) β guru pendidikan agama Islam berstatus honorer
Ketiganya bersaing dalam tiga babak sengit hingga para juri membutuhkan waktu tambahan untuk memberikan penilaian akhir. Hasilnya, Mukmin dinobatkan sebagai juara SUCI 12.
Catatan Bersejarah Mukmin
Kemenangan Mukmin mencatatkan beberapa sejarah penting dalam SUCI:
Wakil Yogyakarta pertama dari komunitas Stand Up Indo Jogja yang meraih juara SUCI
Orang Indonesia Timur pertama yang berhasil menjuarai SUCI secara eksplisit (sebelumnya Rigen dan Rio Dumatubun secara implisit sudah mendahului dari Indonesia Timur)
Membuktikan bahwa latar belakang profesi sederhana bukan penghalang untuk meraih prestasi di panggung nasional
Sebelum Grand Final, Mukmin juga berhasil menjadi pemenang babak Callback, mengikuti jejak Sapar di musim sebelumnya, yang memberinya kesempatan tampil sebagai guest star di Grand Final.
Siapa Saja Finalis SUCI 12?
Berikut 11 komika yang menjadi finalis SUCI 12 setelah melalui babak Pre Show:
Mukmin (Yogyakarta) β Juara 1
Ratanca Setyawan β Runner-up
Ejja Saputra β Juara 3
Andri Sakti (Depok)
dr. Saga Sabara (Timika/Papua)
Ripay (Ciledug)
Alma Silviani (Ciledug)
Obet Karibera (Alor/Timika)
Dan finalis lainnya dari berbagai kota di Indonesia
SUCI: Dari 2011 hingga 2026
Stand Up Comedy Indonesia pertama kali digelar pada 2011 di Kompas TV dengan Pandji Pragiwaksono sebagai presenter. Sejak saat itu, SUCI telah menjadi ajang pencarian bakat pelawak tunggal paling bergengsi di Indonesia. Musim ini menandai musim ke-12 SUCI, dengan format yang terus berkembang namun tetap mempertahankan esensi kompetisi stand up comedy yang autentik.
Para juri yang pernah hadir sepanjang sejarah SUCI termasuk Indro Warkop, Raditya Dika, Feni Rose, Butet Kertaradjasa, Abdel Achrian, dan Nirina Zubir. Masing-masing membawa warna berbeda dalam memberikan penilaian dan kritik kepada para kontestan.



